Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2009

RanGkumaN MAta KUliaH _ APRESIASI FILM

FiLm dbaGi menjaDi 2 SifaT yaKni Bersifat DramatiK dan NoN draMatik. Di dalaM film Yang Bersifat DraMatiK mempunyai UnsuR-UnsuR sebagaI beriKuT : 

  • Ide Cerita, mempunyai ciri-ciri : dipersatukan Dalam PloT dan AluR cerita, MasuK aKaL,MenaRik,MemPunyaI unsuR keteganGan Atau SUSPANSE, TerdapaT aksi GeraK yang DapaT mengaTuR emoSioNal para penontn dan maMpu menahan Diri dalam MengeloLa emosi Cerita serta tidak MelebiH-lebihkan aGar para penOntoN tidak termanipulasi
  • JuduL merupakan seBuaH alaT/StaTmenT untuK menaRik para PenoNton AgaR menyaKsiKn Film... JudUl dapaT dikatkan Baik ApaBila JuduL terseBuT mengeJutkan, BombaStis dan SensasioNal
  • Tema merupakan  bagian Yang sangaT terpEnting baGi sebuaH fiLm. KareNa dengan aDanya Tema Kita DapaT menenTukan AraH jaLan Cerita Dari SebuaH fiLm
  • KaraKteristik mempunyai Sub-Sub,diantaranya peNampilaN, diaLog,AkSi EksternaL,Aksi InternaL,ReaKsi TokoH,Nama ToKoH, dan IdentitaS toKoh
  • KonFlik

JeniS-JeniS fiLm :

  • Drama yakni seBuaH cerita Yang MemenggaL Sebuah Cerita KehiDupan
  • Komedi yakni seBuaH cerita Yang mengenalkan Sisi Lucu/Kocak
  • Action yakni sebuah Cerita yang mempunyai unsuR-unsur perlaWanan KontaK fisiK.
  • HoRor yakni Cerita Yang mengaNgkaT seBuaH keTegaNgan dan MeninggaLkan teka-teki
  • misTeri yakni seBuaH cerita Yang mengaNgkat Tema MisTiC

(To Be ContiNue)

TugaS buaT taNggaL 19 Oktober 2009 (anak TeKPenD-07b)

  1. TontoNlaH sebuaH film MinmaL 2x
  2. Analisis Film BerdasaRkan Ide Cerita,JuduL,tema,Konflik, dan Karekteristik Penokohannya
  3. dikumpulkan jam 12,pada tanggal 19 oktober 2009, kertas A4, font georgia ukuran 12 , spasi 1 setengah dan desain cover semenarik mungkin.....

Senin, 12 Oktober 2009

RanGkuman Mata Kuliah FilasaFat ( 06.10.09)

PENGERTIAN FILSAFAT

Menurut Brubacher menjelaskan pengertian filsafat secara etimologi sebagai berikut :

philosophy was, as its etymology from the Greek word filos and sofis, suggest, love of wisdom or learning. More over it was love of learning in general, it sub-sumed under one heading what today we call sciences as well as what we now call philosophy. It is for this reason that philosophy is often referred to as the as the mother as well as the queen of the sciences (Brubacher, 1962 : 20).

filsafat berasal dari perkataan yunani, filos dan sofia yang berarti cinta kebijaksanaan atau belajar, ilmu pengetahuan. Lebih dari itu dapat diartikan cinta belajar pada umumnya, dalam proses pertumbuhan ilmu-ilmu (sciences) hanya ada di dalam apa yang kita sebut sekarang filsafat. Untuk alasan inilah sering dikatakan bahwa filsafat adalah induk atau ratu ilmu pengetahuan.

Disini kita dapat Mengetahui Tingkatan Pengetahuan, diantaranya :

  • Pengetahuan Biasa, Berguna untuk kehidupan sehari-hari dan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. mempunya karakteristik tdk mendalam dan Meluas serta Kualitas yang Buruk.
  • Ilmu Pengetahuan, tujuan nya mencari kebenaran secara mendalam. dan mempunyai sifat obyek, metode, pengetahuan yang bersifat Umum serta Sistem
  • Filsafat

Para ahli menerangkan bahwa obyek filsafat itu dibedakan sebagai berikut :

1.Obyek materia atau obyek material filsafat yaitu segala sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik materi konkret, psisik, maupun yang material abstrak, psikis. Termasuk pula pengertian abstrak-logis, konsepsional, spiritual, nilai-nilai. Dengan demikian obyek filsafat tak terbatas, yakni segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada
2.Obyek forma atau obyek formal filsafat yaitu menyelidiki segala sesuatu itu guna mengerti sedalam dalamnya, atau mengerti obyek materia itu secara hakiki, mengerti kodrat segala sesuatu itu secara mendalam (to know the nature of everything). Obyek formal inilah sudut pandangan yang membedakan watak filsafat dengan pengetahuan. Karena filsafat berusaha mengerti sesuatu sedalam dalamnya.

Tetapi sesungguhnya, tiap ilmu pengetahuan pun mempunyai kedua obyek itu, obyek material dan obyek formal. Hanya saja, obyek material ilmu pengetahuan amat terbatas, tertentu. Demikian pula obyek formal ilmu pengetahuan, sudut pandang ilmu pengetahuan, tujuan ilmu pengetahuan tertentu pula. Misalnya obyek material ilmu jiwa, ilmu ekonomi, sosiologi, ilmu kesehatan, ilmu pendidikan, dan sebagainya. Adalah sama yaitu manusia. Dan karena obyek formal masing-masing ilmu tersebut berbeda, maka dengan mudah dapat dibedakan ilmu yang satu dengan yang lain.

Obyek material suatu ilmu dapat saja sama, indentik. Tetapi obyek formal ilmu tidak sama. Sebab subyek formal ialah sudut pandang, tujuan penyelidikan.

ContoH :

Ilmu                        Obyek material             Obyek formal

Kesehatan                  Manusia                     Kondisi kehidupan

Ekonomi                     Manusia                     Kebutuhan dan cara memenuhinya

Sosiologi                      Manusia                    Antar hubungan sosia

Pendidikan                 Manusia                    Pembinaan kepribadian

Psikologi                      Manusia                    Tingkah laku


( BersAmbUng.... TunggU ranGkuman SelanjuTnya Yaw )


Rabu, 30 September 2009

Definisi Media 3 dimensi

Media tiga dimensi adalah media yang berupa model, boneka atau benda sesungguhnya. Model adalah tiruan tiga dimensional dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang atau terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari siswa dalam wujud aslinya. Model padat, model penampang, model susun, model kerja dan diorama.

1.) Model padat

Model padat biasanya memperlihatkan bagian permukaan luar dari objek dan acapkali membuang bagian-bagian yang membingungkan gagasan-gagasan utama dari bentuk, warna dan susunannya. Kegiatan membuat model oleh para siswa sangat bermanfaat dalam mengembangkan konsep realistic pada dirinya. Misalnya siswa diberi tugas membuat peta timbul, gunung api, pegunungan dan sebagainya.

2.) Model Penampang

Model penampang yaitu media tiga dimensi yang memperlihatkan bagaimana sebuah objek tampak, apabila bagian permukaannya dibuang untuk mengetahui susunan dalamnya, misalnya model penampang melintas dari lapisan bumi. atau Model Penampang adalah Sebuah Model dari model pembelajaran 3 dimensi yang yang tampak apabila objek itu diangkat bagian permukaannya untuk mengetahui susunan dalamnyaModel ini kadang dinamakan model X-Ray atau model Crossection
Model Penampang mempunyai karakteristik yakni:
  • Hanya Bagian-bagian terpenting yang harus ditonjolkan
  • Yang di tonjolkan di bubuhi warna-warna yang kontras
  • Memperjelaskan sesuatu hal secara detail karena bisa di perkecil dan diperbesar.


3.) Model susun

Model susun terdiri dari beberapa bagian objek yang lengkap atau sedikitnya suatu bagian penting dari objek itu. Seorang guru mempersiapkan peta yang terbuat dari kayu atau benda padat lainnya yang terdiri dari bagian-bagian tertentu. Selanjutnya siswa disuruh menyusun bagian-bagian itu agar ia bermakna

4.) Model kerja

Model kerja adalah tiruan dari suatu objek yang memperlihatkan bagian luar dari objek asli dan mempunyai beberapa bagian dari benda yang sesungguhnya. Misalnya pembuatan alat pengukur kekuatan gempa (seismograg), pembuatan alat pengukur hujan (hygrometer), bendera angina, winscope tata surya dan sebagainya.

5.) Diorama

Diorama adalah sebuah pemandangan tiga dimensi mini, bertujuan untuk menggambarkan pemandangan sebenarnya. Dalam mata pelajaran geografi dibuat diorama berupa gua tiruan dengan bahan dari kertas semen bekas. Disana dapat dilihat stalaktit dan stalakmit, bisa juga dibuat mengenai lingkungan hidup dan sebagainya.